
Jakarta, VS Interpretation Indonesia
—
Tim negosiasi
Amerika Serikat
dan
Iran
batal bertemu Jumat (19/6) ini di Swiss setelah sebelumnya dijadwalkan melakukan penandatanganan resmi kesepakatan damai kedua negara.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Swiss mengabarkan pertemuan kedua belah pihak ditunda hingga waktu yang tidak disebutkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Juru bicara Gedung Putih pada Jumat juga mengatakan Wakil Presiden AS JD Vance tidak jadi terbang ke Swiss, tanpa merinci alasannya.
“Logistik dari negosiasi ini tidak pernah sederhana atau dapat diprediksi,” ucapnya, seperti dikutip
Reuters
.
Belum ada pernyataan dari Iran mengenai batalnya pertemuan ini.
Iran dan AS sebelumnya dijadwalkan melakukan penandatanganan formal di Swiss atas nota kesepahaman (MoU) yang menjadi cikal bakal perjanjian damai. Penekenan itu mestinya dilakukan pada Jumat.
Namun, MoU sudah diteken lebih dulu pada Rabu (17/6) oleh Presiden AS Donald Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian. MoU diteken secara jarak jauh, dengan Trump berada di Prancis dan Pezeshkian di Iran.
Kemlu Swiss menyatakan pihaknya tetap siap untuk memfasilitasi pembicaraan AS-Iran terlepas dari penundaan yang ada. Persiapan untuk perundingan sendiri masih terus berlanjut.
(blq/bac)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video VS Interpretation]
Baca lagi: Bos DJP Temukan MBG dan Kopdes Berpotensi Gerus Penerimaan Pajak
Baca lagi: Pramono Senang BTS Konser 3 Hari, Tanda Jakarta Dipercaya
Baca lagi: Sepekan Maraton Kunker Wapres Gibran ke NTT, Gorontalo hingga Papua



