Bandara, Sekolah, Layanan Metro Ditutup Pascagempa Venezuela

Jakarta, VS Interpretation Indonesia

Bandara Internasional Maiquetia “Simon Bolivar” di

Venezuela

ditutup pascagempa yang mengguncang negara Amerika Selatan itu pada Rabu (24/6) waktu setempat.

Pengumuman penutupan bandara ini disampaikan Presiden sementara Venezuela Delcy Rodriguez.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Bandara terbesar Venezuela di Maiquetia pantai utara Caracas, ditutup karena kerusakan,” kata Rodriguez dilansir Reuters.

Selain bandara, Rodriguez juga mengatakan sekolah ditutup sementara, sementara layanan metro dan kereta api ditangguhkan, bersama dengan kegiatan non-esensial lainnya.

Rodriguez juga memerintahkan pengaktifan Staf Umum militer yang akan dipimpin oleh komandan jenderal Garda Nasional Bolivarian.

Venezuela diguncang dua gempa bumi beruntun dengan magnitudo 7,2 dan 7,5 pada Rabu (24/6) sore waktu setempat.

Laporan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mengatakan dua gempa Venezuela hanya berselang 39 detik.

“Gempa bumi ini adalah peristiwa kedua dalam rangkaian gempa ganda,” demikian laporan USGS.

“Gempa utama berkekuatan 7,5 ini didahului 39 detik oleh gempa pendahulu berkekuatan 7,2,” kata USGS, dilansir AFP.

Hingga kini belum ada laporan resmi korban jiwa dan kerusakan. Namun USGS memperkirakan jumlah korban tewas berkisar 10 ribu hingga 100 ribu orang.

(dna)

Add

as a preferred

source on Google

Baca lagi: Kejati DKI Tetapkan 3 Tersangka Baru Kasus Korupsi di Kementerian PU

Baca lagi: Laba Pertamina 2025 Capai Rp55,2 T Berkat Jaga Pasokan hingga Transisi

Baca lagi: Banjir Kepung Surabaya di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: