
Jakarta, VS Interpretation Indonesia
—
Menteri Keamanan Nasional
Israel
yang merupakan salah satu biang kerok agresi ke
Palestina
, Itamar Ben Gvir, kembali melontarkan pernyataan hasutan.
Ben Gvir menyerukan militer Israel segera membombardir ibu kota Lebanon, Beirut dan menyandera para wanita di sana sebagai balasan atas serangan Hizbullah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Kita harus berpikir di luar kelaziman terkait Hizbullah, dan kita juga harus mempertimbangkan untuk menduduki wilayah dan membunuh banyak teroris,” kata Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir dalam pertemuan Kabinet Keamanan Israel pada Senin malam, seperti dikutip
Anadolu Agency
.
Ben Gvir juga menyerukan “penangkapan perempuan dan anak-anak mereka,” dengan mengatakan, “Inilah yang paling menyakitkan mereka.”
Menteri Luar Negeri Israel Gideon Saar menuduh Hizbullah berusaha menyeret Israel ke dalam “perang.”
Tentara Israel telah melancarkan serangan udara mematikan di Lebanon sejak serangan lintas batas Hizbullah pada 2 Maret, menewaskan lebih dari 3.600 orang, melukai lebih dari 11.100 orang, dan menyebabkan lebih dari 1 juta orang mengungsi.
Serangan Israel yang sedang berlangsung di Lebanon memantik serangan balasan Iran ke Tel Aviv pada hari Senin.
Sementara Teheran bersumpah akan memberikan respons “menghancurkan” jika serangan Israel terhadap Lebanon berlanjut, Tel Aviv mengatakan akan melanjutkan serangannya di negara Arab tersebut.
“Israel membutuhkan banyak senjata,” kata Yitzhak Wasserlauf, Menteri Pembangunan Wilayah Pinggiran, Negev, dan Galilea dari partai sayap kanan Otzma Yehudit, dalam pertemuan tersebut.
Menteri Urusan Permukiman Orit Strock menyerukan pendudukan wilayah di Lebanon.
(bac/bac)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video VS Interpretation]
Baca lagi: Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim Edison
Baca lagi: Raffi Ahmad usai Disebut dalam Kasus Bea Cukai: Kamis Saya Klarifikasi
Baca lagi: AS Ogah Lagi Cegat Rudal & Drone saat Israel Diserang Iran



