
Jakarta, VS Interpretation Indonesia
—
Korps Garda Revolusi
Iran
(IRGC) mengatakan telah menggunakan 12 rudal balistik untuk menargetkan fasilitas militer
Amerika Serikat
di sejumlah negara Teluk.
Dalam pernyataannya IRGC menyebut telah menargetkan jet tempur F-35, F-15, dan F-16 milik militer AS, serta fasilitas-fasilitas penting yang digunakan oleh pasukan AS di pangkalan udara dan pusat kendali Al Azraq di Yordania.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain Yordania, serangan balasan Iran juga diluncurkan ke pangkalan AS di Bahrain dan Kuwait.
“Selama dua gelombang operasi, 18 sasaran penting milik Angkatan Darat AS di pangkalan Angkatan Udara Ali dan Ahmad (hancur),” demikian pernyataan IRGC.
Mereka juga mengatakan telah menyerang dan menghancurkan pangkalan udara Sheikh Isa.
Menurut IRGC, serangan ini respons atas pelanggaran berulang AS terhadap perjanjian gencatan senjata yang berlaku efektif pada April.
Seiring dengan itu, Iran memutuskan menutup kembali Selat Hormuz “hingga pemberitahuan lebih lanjut”.
(dna)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: XLSmart Dukung Wacana Daftar Medsos Wajib Cantumkan Nomor HP
Baca lagi: Vasektomi, Emangnya Gak Akan Apa-apa?
Baca lagi: Kenaikan Harga Pertamax per 10 Juni 2026 Seluruh RI, Termurah Rp15.250



