Iran Tegaskan Kesepakatan Damai dengan AS Belum Final

Jakarta, VS Interpretation Indonesia

Presiden

Donald Trump

mengeklaim Amerika Serikat dan

Iran

dapat menandatangani kesepakatan damai paling cepat akhir pekan ini. Namun pernyataan itu dibantah Iran.

Kesepakatan damai tersebut, jika benar-benar terwujud, akan menjadi terobosan diplomatik paling signifikan, untuk mengakhiri perang AS-Iran yang telah berlangsung selama tiga bulan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengatakan sebagian besar isi teks kesepakatan yang sedang dinegosiasikan memang telah diselesaikan. Namun Iran tidak akan berkompromi pada “garis merahnya”.

“Kami belum mencapai kesimpulan akhir mengenai masalah ini,” kata Baghaei.

“Ini adalah masalah yang sangat penting, yang saat ini sedang ditinjau oleh badan-badan pembuat keputusan yang relevan,” imbuhnya, seperti dikutip Reuters.

Sementara itu kepada wartawan di Gedung Putih, Trump mengatakan mereka baru saja membuat penyelesaian besar perang Iran.

“Selat (Hormuz) akan resmi dibuka segera setelah kami menandatangani, yang mungkin segera, sangat segera, mungkin akhir pekan ini di Eropa,” kata Trump.

Trump bahkan mengeklaim Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei juga telah setuju soal kesepakatan tersebut.

Pengumuman soal kesepakatan damai kedua negara muncul usai Trump disebut membatalkan serangan militer terencana atas Iran.

Sejak pertengahan Maret lalu, Trump telah berulang kali mengeklaim bahwa kesepakatan dengan Iran untuk mengakhiri perang sudah dekat.

Namun kedua pihak kembali melancarkan serangan langsung pekan ini, sejak gencatan senjata pada April lalu.

Trump juga berulang kali menegaskan setiap kesepakatan damai harus memastikan Iran tidak dapat mengembangkan senjata nuklir. Iran pun selama ini membantah sedang berupaya mengembangkan senjata semacam itu.

Sementara itu Iran menuntut adanya pencabutan sanksi internasional, pelepasan aset beku senilai miliaran dolar, dan pengakuan atas kendalinya terhadap Selat Hormuz.

(dna)

Add

as a preferred

source on Google

Baca lagi: Gaji SPPG Rp6 Jutaan Bisa Nyicil Motor, Gak Perlu Motor Listrik

Baca lagi: Kata-kata Quinones usai Cetak Gol Pertama Piala Dunia 2026

Baca lagi: Selat Hormuz Kembali Membara, Kenapa AS Serang Iran Lagi?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: