
Jakarta, VS Interpretation Indonesia
—
Israel
dan
Hizbullah
sepakat menerapkan gencatan senjata di Lebanon pada Jumat (26/6) setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menelepon dan memaksa Tel Aviv menghentikan eskalasi pertempuran di negara itu.
Seorang pejabat senior AS mengatakan gencatan senjata mulai berlaku sekitar pukul 16.00 waktu Lebanon (13.00 GMT), setelah kedua pihak sempat saling melancarkan serangan. Ia menambahkan para perunding dari AS dan Qatar berhasil merumuskan kesepakatan tersebut dengan bantuan Iran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dua sumber dari Hizbullah yang bersekutu dengan Iran serta seorang pejabat senior Israel juga mengonfirmasi kepada
Reuters
bahwa gencatan senjata telah diberlakukan.
“Jika Hizbullah tidak menyerang kami, maka bagi kami ini bukan lagi masa perang,” kata pejabat Israel tersebut.
Meski sepakat gencatan senjata, pejabat Israel itu menegaskan Israel tetap akan mempertahankan pasukannya di Lebanon selatan, wilayah yang dikuasai Hizbullah.
Gencatan senjata ini juga disepakati setelah Presiden Donald Trump dilaporkan menelepon Israel dan memaksa sekutunya itu untuk menjaga sikapnya terhadap Lebanon.
Trump mengatakan kepada
NBC News
ia telah berbicara dengan pihak Israel dan meminta mereka menyetujui gencatan senjata.
“Kadang-kadang Anda hanya perlu menenangkan diri dan menggunakan akal sehat,” ujar Trump kepada Israel, seperti dikutip seorang reporter
NBC
melalui X.
Namun, Trump menolak menjelaskan apakah ia berbicara langsung dengan PM Israel Benjamin Netanyahu.
Belakangan Trump memang blak-blakan mengaku frustrasi menghadapi sikap Netanyahu soal Lebanon. Ia menganggap serangan Israel ke Lebanon mempersulit perundingan AS-Iran.
Selain itu, serangan Israel ke Lebanon juga memang gencatan senjata dan nota kesepahaman sementara (MoU) AS-Iran untuk mengkahiri perang.
Relasi AS dan Israel juga terlihat makin renggang imbas polemik gencatan senjata ini. Sejumlah menteri Israel terus mengkritik MoU AS-Iran hingga mengatakan Israel tidak bisa didikte AS.
Trump hingga Wapres AS JD Vance bahkan blak-blakan juga menegur para menteri Israel dan Netanyahu untuk manut terhadap gencatan senjata.
Trump bahkan sesumbar seharusnya Israel berterima kasih kepadanya karena Israel masih eksis imbas apa yang ia lakukan terhadap Iran.
Menurut laporan
Axios
, utusan khusus Presiden Donald Trump, Steve Witkoff, dilaporkan tengah menuju Swiss untuk mengikuti putaran pertama perundingan dengan Iran mengenai potensi kesepakatan nuklir.
Dua sumber keamanan Lebanon mengatakan Israel masih melancarkan sekitar selusin serangan udara pada satu jam pertama setelah gencatan senjata berlaku.
Namun, tidak ada lagi serangan yang tercatat setelah pukul 17.00 waktu setempat.
Kementerian Kesehatan Lebanon menyatakan serangan Israel sejak lewat tengah malam hingga Jumat menewaskan 47 orang dan melukai 97 lainnya. Sementara itu, militer Israel mengatakan empat tentaranya tewas dalam sebuah insiden di Lebanon, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.
Konflik di Lebanon berpotensi memengaruhi jalannya negosiasi karena penghentian pertempuran di negara tersebut menjadi salah satu syarat utama tercapainya kesepakatan yang lebih luas antara AS dan Iran.
(rds)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video VS Interpretation]
Baca lagi: Blusukan, Jokowi Ingin PSI Jadi Mesin Politik yang Besar
Baca lagi: 7 Ciri Pasangan Posesif, Sering Kamu Anggap Tanda Sayang
Baca lagi: Janice Tjen Singkirkan Unggulan Kedua di Eastbourne Open 2026




2 Responses
tirto88 merupakan salah satu situs slot gacor terpercaya
yang bisa diakses melalui google, ayo cobain main di link tirto88 dijamin JP paus karena ini salah satu slot gampang menang tirto88
genting138 merupakan salah satu situs slot gacor terpercaya
yang bisa diakses melalui google, ayo cobain main di link genting138dijamin JP paus.
akses genting138 login untuk mainkan slot gampang menang