Netanyahu Umumkan Bakal Maju Lagi dalam Pemilu Israel

Jakarta, VS Interpretation Indonesia

Perdana Menteri Israel

Benjamin Netanyahu

mengumumkan akan kembali mengikuti pemilihan umum (pemilu) yang dijadwalkan akhir Oktober ini.

Dalam konferensi pers yang disiarkan televisi pada Senin (15/6), Netanyahu mengabarkan bahwa dirinya akan maju lagi di kontestasi politik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Saya akan maju dalam pemilu dan berniat untuk menang,” kata Netanyahu, seperti dikutip AFP.

Pengumuman Netanyahu ini disampaikan di tengah kritik publik atas kepemimpinannya selama masa perang. Netanyahu dinilai gagal mencapai tujuan perang setelah Hamas melancarkan serangan ke Israel pada Oktober 2023 lalu.

Netanyahu merupakan perdana menteri Israel dengan masa jabatan terlama. Ia memimpin negara itu melewati tiga tahun perang di berbagai front yang saling terkait.

Netanyahu sempat dikabarkan mengalami serangkaian masalah kesehatan. Awal tahun ini, ia mengaku berhasil mengangkat ‘tumor ganas kecil stadium awal’ dari prostatnya.

Deklarasi Netanyahu ini diumumkan saat Amerika Serikat (AS) mencapai kesepakatan damai dengan Iran. Tokoh-tokoh sayap kanan Israel menentang keras kesepakatan tersebut karena dinilai tidak akan mampu melindungi Israel.

Naftali Bennett, mantan perdana menteri Israel sekaligus kandidat terkemuka dalam pemilu, juga telah buka suara soal kesepakatan tersebut. Ia mengatakan perjanjian AS-Iran ini menandai ‘titik balik berbahaya bagi keamanan Israel’.

(blq/asr)

Add

as a preferred

source on Google

Baca lagi: IHSG Terbang 4,12 Persen ke 6.254 Awali Pekan Ini

Baca lagi: Katedral Usia 950 Tahun di Ukraina Terbakar Imbas Serangan Rusia

Baca lagi: Megawati Bahas Persahabatan dengan Prabowo dan Pihak Coba Membenturkan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: