
Jakarta, VS Interpretation Indonesia
—
Presiden
Rusia
Vladimir Putin
menegaskan komitmen membantu
Iran
di tengah perang melawan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.
Pernyataan Putin tersebut langsung disambut senang dan haru Presiden Iran Masoud Pezeshkian saat keduanya bertemu di sela Konferensi Tingkat Tinggi Organisasi Kerja Sama Shanghai (Shanghai Cooperation Organisation/SCO) di Kirgistan, Selasa (1/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pertemuan itu, Putin mengatakan kepada Pezeshkian bahwa Rusia “berupaya memberikan bantuan yang Anda butuhkan.”
“Kami mengagumi keberanian dan ketangguhan Anda dalam memperjuangkan kepentingan nasional Anda,” ujar Putin, sebagaimana dilaporkan media Rusia, dikutip dari
AFP
.
“Terlepas dari situasi militer dan politik, kami tetap mempertahankan momentum hubungan perdagangan dan ekonomi kita dari tahun lalu,” ia menambahkan.
Pezeshkian kemudian membalas pernyataan Putin dan mengatakan kepadanya “Kami menghargai dan berterima kasih atas sikap Anda di setiap tahapan.”
“Hal ini menunjukkan bahwa hubungan kita adalah hubungan strategis; ini bukan hubungan biasa,” ujar Pezeshkian.
Rusia maupun Iran sama-sama berada di bawah sanksi internasional yang berat dan kini semakin bergantung satu sama lain.
Pada Senin (31/8), AS bertekad melanjutkan tekanan sanksi lebih berat yang bertujuan melumpuhkan perekonomian Iran.
Konflik di Timur Tengah tersebut bermula pada akhir Februari akibat serangan AS dan Israel terhadap Iran yang menewaskan mantan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.
Aksi saling serang antara AS dan Iran kembali pecah pekan ini setelah Washington memulai serangan ke Pulau Larak di Selat Hormuz.
(bac)
Baca lagi: Sinopsis Hitman’s Bodyguard, Bioskop Trans TV 2 September 2026
Baca lagi: 7 Makanan Tinggi Kalsium yang Bisa Jadi Alternatif Selain Susu
Baca lagi: IHSG Ditutup Melemah Tipis ke 6.595 Hari Ini, 321 Saham Merah


