Serangan Baru AS Hantam Pembangkit Listrik, Kota di Iran Gelap Gulita

Jakarta, VS Interpretation Indonesia

Rentetan ledakan terdengar di sejumlah kota pesisir di selatan

Iran

menyusul rangkaian serangan udara terbaru Amerika Serikat ke negara itu pada Rabu (8/7).

Kantor berita semi-resmi Iran,

Fars

, melaporkan beberapa ledakan terdengar di dekat kota-kota pesisir Iran, Bandar Abbas dan Sirik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sekitar pukul 23.15 waktu setempat,

Fars

melaporkan bahwa “suara beberapa ledakan terdengar di Bandar Abbas dan Sirik. Suara sejumlah ledakan juga terdengar berasal dari laut di wilayah lepas pantai barat Sirik.”

Fars

juga menyebut sistem pertahanan udara Iran sedang “menghadapi sasaran-sasaran musuh” di kawasan yang sama.

Sementara itu, dikutip

VS Interpretation

, kantor berita

Mehr

turut melaporkan ledakan di Bandar Abbas, serta di kota-kota pesisir selatan Konarak dan Chabahar.

Laporan ledakan tersebut muncul setelah Presiden AS Donald Trump pada Rabu sebelumnya mengatakan bahwa Amerika Serikat “kemungkinan besar akan menyerang” Iran malam ini.

Tak lama dari itu, rentetan ledakan lainnya juga terdengar di kota Bushehr, Iran.

Mengutip Wakil Gubernur Provinsi Bushehr, kantor berita resmi Islamic Republic News Agency (IRNA) melaporkan dua proyektil AS menghantam sebuah pangkalan militer di selatan Bushehr.

Pejabat tersebut mengatakan pemerintah sejauh ini belum menerima laporan mengenai kemungkinan ada korban jiwa imbas serangan itu.

Kota pelabuhan di Teluk Persia itu merupakan lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Bushehr milik Iran.

Nournews

, kantor berita yang berafiliasi dengan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, menyatakan bahwa fasilitas nuklir tersebut tidak mengalami kerusakan.

Sementara itu, kota pelabuhan Chabahar di selatan Iran mengalami pemadaman listrik setelah gelombang serangan udara terbaru AS menghantam Iran termasuk kota itu.

IRNA

melaporkan sekitar 10 ledakan terdengar di Chabahar dan kota pesisir lainnya, Konarak.

“Listrik juga padam di beberapa bagian Kota Chabahar,” tulis

IRNA

, seraya menambahkan bahwa insiden tersebut masih dalam penyelidikan.

Sementara itu, lembaga penyiaran pemerintah Iran,

IRIB

, melaporkan Rumah Sakit Imam Ali di Chabahar terkena serpihan akibat serangan tersebut.

IRIB

juga melaporkan bahwa dua dermaga serta sebuah menara pengawas lalu lintas maritim di kota pelabuhan itu turut menjadi sasaran.

Proyektil juga menghantam Pulau Abu Musa di Teluk Persia, yang berada dekat Selat Hormuz, serta wilayah Sirik. Sementara itu, ledakan juga dilaporkan terdengar di Jask, menurut

IRIB

.

Menurut akun Telegram yang berafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Kota Iranshahr di pedalaman Iran juga menjadi sasaran serangan.

Press TV

mengutip sumber-sumber setempat yang menyatakan telah terjadi ledakan di gedung terminal dan landasan pacu bandara kota tersebut.

(rds/rds)

Add

as a preferred

source on Google

[Gambas:Video VS Interpretation]

Baca lagi: Maliq & D’Essentials Terharu Nonton Musikal Senja Teduh Pelita

Baca lagi: The All-New Lexus ES Bersiap Bawa Evolusi Sedan Mewah Ke Tanah Air

Baca lagi: Daftar Rekomendasi DPRD Usul Ubah Nama Jawa Barat Jadi Tatar Sunda

One Response

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: