
Jakarta, VS Interpretation Indonesia
—
Pangkalan Angkatan Udara
Amerika Serikat
di Kuwait dilaporkan mengalami kerusakan setelah serangan udara
Iran
terbaru pada Rabu (3/6).
Citra terbaru lokasi tersebut yang dirilis oleh Soar Atlas tampak memperlihatkan sebuah shelter hancur di Pangkalan Udara AS Ali Al Salem.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil pemantauan Soar Atlas ini berbalik dengan pernyataan Komando Pusat AS (CENTCOM) yang bersikeras menegaskan seluruh rudal dan drone Iran yang menargetkan lokasi itu telah “berhasil dihancurkan”.
Soar Atlas mencatat area di sekitar pangkalan “terlihat hangus, dengan beberapa kawah bekas ledakan tampak di dekat lokasi”.
Dikutip
Middle East Eye
, dalam pernyataannya, CENTCOM mengatakan Iran telah menembakkan “sejumlah rudal balistik ke arah negara-negara tetangga di kawasan”, tetapi mengklaim bahwa “seluruhnya gagal mencapai target yang dituju”.
CENTCOM menambahkan dua rudal yang ditembakkan ke Kuwait “jatuh sebelum mencapai target atau pecah di tengah perjalanan”, sementara tiga rudal yang diluncurkan ke Bahrain “langsung dicegat” oleh sistem pertahanan udara.
Kementerian Luar Negeri Kuwait pada Rabu mengatakan rentetan rudal Iran menghantam bandara internasional negara itu serta sejumlah misi diplomatik.
Pejabat setempat melaporkan satu orang tewas dalam serangan tersebut dan 60 orang lainnya terluka.
Rekaman video dari bandara menunjukkan kerusakan parah, dengan kebakaran berkobar di terminal satu, atap runtuh, dan kepulan asap tebal membubung ke udara.
Usai serangan itu, juru bicara Kementerian Pertahanan Kuwait, Brigadir Jenderal Saud al-Otayan, mengecam apa yang ia sebut sebagai “agresi kriminal Iran”.
Iran pada Rabu menyatakan serangan di bandara Kuwait merupakan akibat hantaman rudal pencegat Patriot milik AS, klaim yang langsung dibantah CENTCOM.
Kantor berita
Tasnim
mengutip Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) yang menyatakan mereka tidak menembakkan rudal ke bandara Kuwait.
AS menyebut klaim tersebut tidak benar dan menegaskan Iran memang menargetkan bandara itu dalam “serangan yang disengaja, terukur, dan tidak dapat dibenarkan”.
(rds/rds)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video VS Interpretation]
Baca lagi: Bintang Top Gun: Maverick James Handy Tewas Ditikam Anak Kekasih
Baca lagi: China Punya Rudal yang Mampu Tenggelamkan Kapal Induk Sekali Hantam
Baca lagi: Siap-siap, Pemprov DKI Bakal Buka 2.843 Lowongan Digaji UMP Rp5,7 Juta


