
Jakarta, VS Interpretation Indonesia
—
Presiden Amerika Serikat
Donald Trump
disebut akan menelepon Perdana Menteri Israel
Benjamin Netanyahu
, untuk mendesaknya agar tidak membalas serangan rudal Iran.
“Saya akan menelepon Bibi (Netanyahu) sekarang dan memberitahunya untuk tidak membalas,” kata Trump kepada Axios.
“Masing-masing dari mereka bersenang-senang. Israel melakukan serangannya dan Iran juga melakukan serangannya. Kita tidak memerlukan serangan lain,” imbuhnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Serangan rudal pada Minggu (7/6) adalah yang pertama yang diluncurkan Iran ke Israel, sejak gencatan senjata dimulai pada April lalu. Trump pun mengaku khawatir serangan-serangan ini bisa menghambat perundingan.
“Serangan Iran tidak melukai siapa pun. Mudah-mudahan Israel tidak akan membalas. Jika Bibi menyerang balik, maka hal ini akan terus terjadi seperti 47 tahun terakhir, atau 3.000 tahun terakhir,” kata Trump.
“Kami sangat dekat dengan kesepakatan akhir dengan Iran. Ini akan menjadi kesepakatan yang bagus. Saya tidak ingin kesepakatan itu rusak karena apa yang terjadi saat ini,” imbuhnya.
Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) menyebut serangan itu sebagai “peringatan” setelah Israel menyerang pinggiran selatan Lebanon pada hari sebelumnya. Iran menegaskan akan melakukan serangan yang lebih luas jika agresi berulang.
Dalam wawancara terpisah, Trump mengatakan serangan Iran tidak akan membantu negosiasi yang “sangat dekat” untuk mencapai kesepakatan.
Trump juga mengkritik serangan Israel ke Lebanon, dengan mengatakan bahwa dia “tidak senang” dengan hal itu.
(dna)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Satgas Damai Cartenz Ringkus Pemasok Senjata KKB di Papua Pegunungan
Baca lagi: Sekolah Rakyat Tambah 32 Ribu Siswa Tahun Ajaran 2026/2027
Baca lagi: Gempa Filipina Berpotensi Tsunami, Status Siaga di Minahasa-Manado



