
Jakarta, VS Interpretation Indonesia
—
Warga
Venezuela Manuel Guevara Baro
mengatakan gempa bumi yang melanda Caracas pada hari Rabu “mengerikan” dan tidak seperti apa pun yang pernah dia alami sebelumnya.
“Saya belum pernah melihat yang seperti ini,” kata Guevara Baro kepada VS Interpretation International. “Saya pernah mengalami gempa bumi di Caracas pada tahun 1967, yang juga merupakan gempa bumi yang menelan banyak korban, tetapi tidak seperti gempa bumi yang kita alami hari ini.”
Pelaksana Tugas Presiden Delcy RodrÃguez mengkonfirmasi adanya korban jiwa dalam pidato nasional, tetapi tidak memberikan angka pasti.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diketahui, gempa bumi 1967 memiliki magnitudo 6,3 dan menyebabkan kerusakan yang meluas. Diperkirakan, lebih dari 200 orang tewas dan 2.000 orang terluka saat itu.
Sementara gempa dahsyat terbaru, USGS memperkirakan korban tewas akibat dua gempa dahsyat di Venezuela mencapai 10 ribu-100 ribu orang.
“Korban jiwa yang tinggi dan kerusakan yang luas kemungkinan besar terjadi dan bencana ini kemungkinan meluas,” kata USGS,
Lembaga itu sendiri memperkirakan jumlah korban tewas kemungkinan besar berkisar antara 10.000 hingga 100.000.
(asa)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video VS Interpretation]
Baca lagi: Pupuk Indonesia Ekspor ke Australia, Perkuat Posisi RI di Pasar Global
Baca lagi: Kejati DKI Tetapkan 3 Tersangka Baru Kasus Korupsi di Kementerian PU
Baca lagi: Aksi 15 Menit Comeback Neymar di Brasil: Sentuhan Masih Menyala



